Home / Pemrograman / PHP / Memahami Struktur Perulangan Pada PHP (Logika For)

Memahami Struktur Perulangan Pada PHP (Logika For)

Salam sobat TulisKode, pada artikel sebelumnya kita telah mempelajari mengenai struktur percabangan pada PHP yaitu Logika IF dan SWITCH. Nah pada artikel ini kita akan mengulas mengenai struktur perulangan. Ok..mari kita mulai. Dalam kehidupan kita sehari-hari, saat kita menyelesaikan sebuah masalah, terkadang kita harus melakukan suatu proses yang sama lebih dari satu kali. Misalnya kita ingin mengisi air pada sebuah baskom besar. Agar baskom tersebut terisi penuh kita butuh sekitar 10 ember air. Nah proses mengisi air mulai ember pertama sampai ke 10 merupakan aktifitas  yang kita lakukan berulang-ulang. Proses inilah yang dalam semua bahasa pemograman disebut dengan istilah perulangan.

Pada setiap bahasa pemograman perulangan (loop) merupakan instruksi program yang digunakan untuk mengulang beberapa baris perintah. Pada contoh kasus mengisi 10 ember air dalam baskom tadi dengan intruksi perulangan kita hanya perlu menulis 1 baris program yang kemudian baris program ini akan kita ulang sebanyak 10x melalui intruksi perulangan. Terus bagaimana jika tidak ada intruksi perulangan pada bahasa pemograman?? saya rasa sobat sudah tau jawabannya bukan??Jika tidak ada berarti pada kasus tadi kita harus buatkan 10 baris program yang sama untuk mengisi air ke dalam baskom, ribet bukan?? terus kalau ada kasus yang kita butuh mengulang perintah sebanyak 1000x gimana?? atau 10000 x? Hhehe..maka dari itu intruksi perulangan ini diperlukan dan ada di semua bahasa pemograman.

Sudah paham kan??mari kira lanjutkan. Agar dapat membuat sebuah perulangan kode program, kita harus mengetahui 3 komponen, yaitu pertama kondisi awal perulangan, kedua perintah program yang akan diulang, dan yang ketiga kondisi akhir dimana perulangan akan berhenti. Agar mudah dipahami mari kita lihat langsung pada masing-masing jenis perulangan yang disediakan PHP.

PHP menyediakan 4 jenis perulangan yang dapat kita gunakan, artinya perulangan For, Foreach,While dan Do-While. Pada artikel ini kita akan bahas dulu mengenai perulangan For secara tuntas.

Perulangan For

Perintah For digunakan untuk mengulangi perintah dengan jumlah perulangan yang sudah di ketahui. Pada perulangan ini kita hanya menuliskan nilai awal dan akhir dari variabel perhitungannya. Nilai tersebut secara otomatis bertambah dan berkurang tiap kali sebuah pengulangan dilakukan. Aturan penulisan perulangan For pada PHP adalah:

for (nilai_awal, nilai_akhir/syarat perulangan, peningkatan/penurunan){
	pernyataan yang akan dijalankan
}

Keterangan :

  • Nilai Awal yaitu kondisi pada saat awal perulangan. Umumnya nilai awal ini berupa sebuah variabel yang digunakan untuk memberikan nilai pada variabel counter sebagai mengontrol perulangan. Misalnya,  variabel counter yang kita buat adalah $a, maka sebagai kondisi awal perulangan kita harus memberikan nilai untuk variabel $a ini, misal nilainya  1, maka kita tulis $a=1.
  • Nilai akhir/syarat perulangan adalah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan dapat dijalankan. Selama kondisi ini terpenuhi, PHP akan terus melakukan perulangan. Umumnya pada syarat perulangan ini digunakan variabel counter untuk mengatur kondisi akhir perulangan. Misalnyakondisi perulangan akan kita hentikan pada saat variabel $a mencapai nilai 5 maka bagian syarat perulangan ini kita tulsi perintahnya menjadi $a<=5 yang berarti selama nilai variabel $a kurang dari atau sama dengan PHP akan terus melakukan perulangan.
  • Peningkatan/Penurunan (Increment/Decrement) adalah bagian yang kita gunakan untuk memproses variabel counter agar bisa memenuhi kondisi akhir perulangan. Pada bagian kita dapat menaikkan atau menurunkan suatu nilai untuk mengatur kondisi dari variabel counter.
  • Pernyataan yang akan dijalankan (Statement) adalah bagian kode program yang akan eksekusi secara terus-menerus selama proses perulangan berlangsung. Pada bagian ini, blok program di antara tanda kurung kurawal { dan } untuk menunjukkan bahawa bagian inilah yang akan dikenakan proses perulangan.

Sebagai Contoh kita akan menampilkan kalimat “TulisKode.com. Perulangan Ke-…..(1 s.d 5)” sebagnyak 5x, maka sintak program yang kita tuliskan sebagai berikut.

<?php
for($a=1; $a<=5; $a++){
	echo "TulisKode.com. Perulangan Ke-".$a."<br>";
}
?>

Jika program tersebut di jalankan maka akan tampil ouput di layar berupa:

TulisKode.com. Perulangan Ke-1
TulisKode.com. Perulangan Ke-2
TulisKode.com. Perulangan Ke-3
TulisKode.com. Perulangan Ke-4
TulisKode.com. Perulangan Ke-5

Kondisi awal perulangan diatas adalah varibel $a= 1 yang diberi nilai 1. $a ini sekaligus menjadi penghitung dari perulangan For. Sedangkan untuk nilai akhir/syarat perulangan pada contoh tersebut saya tuliskan $a<=5 yang berarti perulangan akan terus dilakukan selama $a bernilai kurang atau sama dengan 5 dan bagian terakhir saya membuat fungsi increment $a++ (intruksi ini sama dengan $=$i+1) yang menunjukkan nilai $a akan ditambah 1 pada setiap kali proses perulangan. Pada saat menampilkan peryataan yang akan diulang saya juga menggunakan variabel $a untuk menampilkan nilai $a saat itu pada setiap proses perulangan.

Bagaimana sobat, mudah bukan memahami perulangan For?? Jika sudah paham mari kita lanjutkan beberapa bagian lagi agar tuntas.

Pada perulangan PHP dikenal istilah Infinity Loop yaitu suatu kondisi dimana akhir dari perulangan tidak pernah terpenuhi.

Contoh Infinity Loop

<?php
for($a=5;$a>3;$a++){
	echo "TulisKode.com. Perulangan Ke-".$a."<br>";
}
?>

Jika kita jalankan program diatas akan menampilkan tulisan”TulisKode.com. Perulangan Ke-$a” akan tampil terus menerus artinya proses perulangan terus berjalan dan tak pernah berhenti, untuk menghentikannya kita harus menutup paksa web browser. HHehe..mengapat ini terjadi???Hmmm…saya rasadengan logika teman-teman sudah pasti pada tau kalau ada kesalahan dari struktur for tersebut yaitu pada bagian nilai akhir/syarat dari perulangan yang saya tulis $a > 3, sementara nilai awal variabel counter $a adalah 5. Pada tiap perulangan $a ditambah 1, maka nilai $a akan selalu lebih besar dari 5, sehingga nilai akhir/syarat dari perulangan tidak akan pernah terpenuhi, dan $a>3 akan selalu bernilai benar/true.

Pada sumber yang pernah saya baca disebutkan Infinity loop ini kadang diperlukan untuk kasus-kasus tertentu. Namun saya belum menemui kasus yang mengharuskan penggunaan perulangan ini. Jika ketemu nantinya saya akan share ke sobat TulisKode sekalian. 🙂

Oke kit lanjutkan satu pembahasan lagi mengenai nested loop (perulangan bersarang)Apa itu nested loop?? Nested Loop adalah membuat perulangan di dalam perulangan. Pasti sobat sedikut bingung dengan pengertiannya. 🙂 Baiklah agar mudah dipahami kita lihat contoh berikut:

Contoh Perulangan Bersarang (Nested Loop)

<?php
for ($a=0; $a<3; $a++){
	for ($b=0; $b<3; $b++){
		echo "TulisKode-".$a;
	}
	echo "<br/>";
}
?>

Program diatas jika dijalankan maka hasil eksekusinya akan menampilkan tulisan:

TulisKode-1TulisKode-1TulisKode-1
TulisKode-2TulisKode-2TulisKode-2
TulisKode-3TulisKode-3TulisKode-3

Pada contoh diatas, saya membuat perulangan bersarang yaitu Counter $a saya gunakan sebagai perulangan luar/outer loop dan $b sebagai perulangan dalam/inner loop. Berdasarkan sumber saya dapat jelaskan bahwa biasanya Nested loop ini digunakan untuk program yang memerlukan pengaksesan kompleks, contohnya pada array 2 atau 3 dimensi.

Dan akhirnya sampai juga di penghujung artikel mengenai perulangan For ini yang sobat TulisKode. Namun jangan salah ada 3 jenis perulangan lagi yang belum kita bahas yaitu Foreach,While dan Do-While. So jangan lupa simak artikel selanjutnya di TulisKode.com. Salam TulisKode.

About Admin

Check Also

codeigniter

PHP Native dan Codeigniter

Dalam tahun ini dan seterusnya mungkin saya akan berhadapan dengan framework codeigniter, dikarenakan tuntutan pekerjaan …

Leave a Reply